Corral @ Malibu Village: Rumah Milenial Dengan Fasilitas Maksimal

Corral @ Malibu Village: Rumah Milenial Dengan Fasilitas Maksimal

SUPERPRO.ID – Mengutip hasil survey Property Affordability Sentiment Index H-1 2018 dari salah satu portal berita properti, menunjukkan 63% responden dari generasi milenial mengaku berencana untuk membeli rumah dari dalam 6 bulan kedepan. Melihat peluang ini, Paramount Land meluncurkan Corral @ Malibu Village, sebuah hunian terbaru berkonsep modern kekinian yang dikhususkan untuk generasi milenial.

Di temui di acara press conference peluncuran ‘Corral @ Malibu Village’, Andreas Nawawi selaku Managing Director Paramount Land menjelaskan bahwa hadirnya Corral @ Malibu Village sekaligus menjawab tingginya permintaan hunian di Gading Serpong.

“Diantara daerah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota, Banten merupakan pilihan kota favorit konsumen.  Hal ini berdasarkan hasil riset yang dilakukan Indonesia Property Watch (IPW),” ujar Andreas Nawawi selaku Managing Director Paramount Land.

Aryo Tri Ananto selaku Direktur Paramount Land menambahkan, tuntunan zaman yang mengedepankan fungsionalitas mendorong Paramount Land untuk mendesain hunian bagi konsumen generasi milenial yang nyaman dari segi ukuran harga yang menarik.

“Corral @ Malibu Village merupakan hunian milenial yang dirancang dengan desain arsitektur modern minimalis dan kombinasi warna-warna tegas yang menimbulkan kesan simple dan elegan,” jelas Aryo.

Berlokasi di perbatasan Gading Serpong dan BSD, Corral @ Malibu Village memiliki empat keunggulan yang bisa langsung Anda dapatkan. Berikut selengkapnya.

1. Lokasi Strategis dan Lingkungan yang Sudah Hidup

Berada dikawasan perbatasan Gading Serpong dan BSD, Corral @ Malibu Village hanya berjarak 15 KM menuju gerbang tol Tangerang – Jakarta. Selain lokasinya yang strategis, Corral @ Malibu Village juga berada di dalam kawasan Malibu Village yang sudah ramai dihuni.

2. Dekat dari Happening Area di Serpong

Lokasinya yang berada diantara dua kota mandiri, yaitu Serpong dan BSD membuat Corral @ Malibu Village dikelilingi berbagai tempat happening area, seperti Times Square, Q-BIG, BEZ Plaza, IPEKA, Al-Azhar, UMN, Prasmul, Bethsaida Hospital, ICE BSD, AEON Mall, dan masih banyak lagi dengan jarak tempuh kurang dari 15 menit.

3. Hunian Terjangkau Untuk Kantong Milenial

Meski berada dikawasan yang strategis dan dikelilingi dengan berbagai tempat yang happening, rumah dengan 2 lantai ini hanya dipasarkan sebesar Rp 793 jutaan dengan DP Rp 40 jutaan dan angsuran 6 jutaan /bulan saja.

4. Fasilitas Cluster Sudah Jadi

Selain dikelilingi dengan berbagai fasilitas kota Serpong dan BSD, Corral @ Malibu Village juga dilengkapi dengan Clubhouse seluas 8.000 m2, Swimming Pool, Basketball Court, Children Playground, dan Jogging Track yang sudah jadi.

Menutup acara press conference, Andreas juga menjelaskan jika Corral @ Malibu Village hanya dipasarkan dengan jumlah terbatas. “Untuk tahap pertama, kami hanya menyediakan (Corral @ Malibu Village) sebanyak 60 unit saja,” tandasnya.

Tips Sukses Jual Properti di Tengah Krisis

SUPERPRO.ID – Di akhir Q4 2018 lalu kondisi bisnis properti di Indonesia kurang menunjukkan sinyal positif. Isu tentang depresiasi nilai rupiah terhadap dolar serta tahun politik diperkirakan menjadi salah satu faktor mengapa bisnis properti tidak juga mengalami kenaikan terutama untuk di kelas atas.

Berdasarkan dari catatan Bank Indonesia pada kuartal II 2018 menyebutkan penjualan properti residensial tercatat sekitar -0,08% atau lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai hingga 10,55% .

Penurunan penjualan terjadi pada rumah tipe sedang dan tipe besar, sementara untuk tipe rumah kecil permintaan lebih meningkat.  Xanrena A. Siregar dari Business Development Manager Operations PropertyPro menjelaskan, kantor agen properti berbasiskan digital, menjelang tahun pilpres ini memang membuat sedikit menganggu penjualan properti untuk segmen kelas atas dengan kisaran harga di atas Rp 1 miliar.

Namun jangan khawatir, bagi Anda yang saat ini berprofesi sebagai broker properti, Xanrena mempunyai tips menarik bagaimana untuk bisa menjadi broker handal di tengah kondisi krisis.

Posisikan Diri Sebagai Konsultan Properti

Seorang broker properti harus bisa terlihat profesional, tidak hanya sebagai penghubung antara penjual dan pembeli, namun lebih dari itu mereka harus bisa menjadi konsultan properti juga kepada clientnya, dirinya juga harus bisa menjelaskan kepada pembeli properti tentang analisa dan cara investasi properti mulai dari yield atau juga besaran capital gain yang bisa didapatkan seorang client.

Tidak hanya itu, seorang broker juga harus mengetahui detail seluk beluk tentang legalitas properti, seperti bagaimana cara membuat AJB, dan cara mengurus balik nama sertifikat tanah, dan lain-lain.

“Seorang broker juga harus menjadi konsultan bagi clientnya, jika sudah begitu nantinya client akan menjadi sangat nyaman dengan broker tersebut karena bisa tahu detail tentang properti, sehingga ia akan selalu dibutuhkan,” kata Xanrena.

Ilustrasi: Property Agent dan Client

Khusus untuk secondary property seorang broker juga harus bisa memberikan masukan bijak kepada client untuk bisa menentukan harga properti yang ditawarkan, jangan sampai harga terlalu mahal ataupun murah, tentukan berdasarkan harga pasaran di sekitar lokasi.

“Sebenarnya minat orang-orang untuk membeli properti masih banyak, tetapi pasar masih wait and see melihat perkembangan ekonomi di Tanah Air, jadi kalau mereka dipancing dengan harga rumah di bawah rata-rata pasti akan berminat,” ujar Xanrena.

Fokus, menjadi salah satu kunci utama kesuksesan untuk broker properti, untuk itu Xanrena menyarankan seorang broker agar bisa lebih fokus menjalankan profesinya. Jangan sampai pekerjaan ini hanya dijadikan profesi sambilan.

Bergabung dengan Kantor Agent

Ilustrasi: menjadi bagian dari kantor agen properti

Bergabung dengan kantor agen juga sangat penting, karena ketika bergabung dengan asosiasi broker akan mendapatkan keuntungan yang lebih. Seperti misalnya mendapatkan informasi terbaru seputar industri properti, mengikuti pelatihan sebagai broker, atau mendapatkan relasi baru.

Menggunakan Portal Properti

Salah satu instrumen terpenting untuk bisa berjualan properti adalah menggunakan jasa portal properti. Menurut Xanrena, menjual properti menggunakan media online atau media sosial saat ini dinilai sangat efektif, karena pengguna internet di Indonesia sekarang sudah sangat banyak, apalagi jangkauan internet yang sangat luas dapat diakses dari mana saja. Berbeda dengan karakteristik surat kabar yang penyebarannya sangat terbatas.

Well, good luck, SuperPeople!

Cara Menghindari Tipuan Investasi Property Bodong

Cara Menghindari Tipuan Investasi Properti Bodong

SUPERPRO.ID – Menjadi seorang investor yang menginvestasikan sejumlah dana di sektor properti merupakan hal yang cukup diminati masyarakat beberapa tahun terakhir ini. Apalagi sektor properti sangat menjanjikan keuntungan yang cukup besar dan nilai investasi yang terus menanjak setiap tahunnya.

Akan tetapi dalam prakteknya, tidak sedikit masyarakat merasa dirugikan karena proyek properti tidak kunjung berjalan. Hingga tersadar bahwa mereka selama ini telah berinvestasi pada properti bodong.

Tidak tanggung-tanggung, total kerugian bisa saja dalam jumlah yang sangat besar, bahkan mencapai ratusan hingga milyaran rupiah. Jadi, bagi Anda yang tertarik dan berminat untuk berinvestasi di sektor properti, pastikan Anda tidak tertipu pada jenis investasi bodong ini.

Memiliki pertimbangan yang matang serta berhati-hati dalam memilih investasi properti sangatlah diperlukan, sehingga Anda tidak tertipu dan mengalami kerugian. Seperti dikutip dari www.liputan6.com, berikut cara menghindari tipuan investasi properti bodong.

Mengenali Sumber Informasi Anda

Cara Menghindari Tipuan Investasi Property Bodong
Source : Piaxabay.com

Informasi mengenai suatu investasi yang sangat menguntungkan tentul bukan hal yang asing lagi di telinga Anda. Namun, sangat penting bagi Anda untuk mengenali dengan baik sumber informasi yang berkaitan dengan investasi properti tersebut, karena pastinya terdapat pengaruh pada kualitas dan kebenaran informasi itu sendiri

Hindari berbagai informasi mengenai investasi yang tidak akurat dan berasal dari sumber tak terpercaya, sebab hal ini bisa saja menimbulkan berbagai permasalahan dan kerugian nantinya. Jika benar-benar ingin berinvestasi properti, maka pastikan Anda mendapatkan informasi yang valid dan berasal dari sumber yang dapat dipercaya saja.

Hindari Keuntungan yang Tidak Masuk Akal

Investasi di sektor properti memang sangat menjanjikan, namun bukan berarti dapat memberikan keuntungan yang tidak masuk akal. Umumnya, investasi bodong akan menjadikan hal ini sebagai “senjata” mereka untuk menarik para investor.

Jangan hanya membayangkan akan memperoleh keuntungan dalam jumlah besar dan tidak masuk akal. Sebab bisa saja menjadi kerugian besar yang akan Anda tanggung di dalam investasi yang sedang Anda jalankan tersebut.

Pastikanlah Anda tidak tergoda dengan iming-iming keuntungan yang berlebihan dan tidak masuk akal. Gunakan logika, dan pahamilah berapa besar keuntungan wajar yang bisa Anda dapatkan dari investasi properti tersebut. Bila sudah ditawarkan investasi dengan jumlah keuntungan luar biasa besar, sebaiknya hindari investasi tersebut sejak awal.

Pahami Legalitas dan Reputasi Pengelola Investasi

Cara Menghindari Tipuan Investasi Property Bodong
Source : Pixabay.com

Lihat dan pastikan legalitas perusahaan investasi tersebut, apakah mereka memiliki legalitas dalam menjalankan bisnisnya atau tidak. Hal ini sangatlah penting untuk menghindari berbagai masalah dan juga kerugian terhadap Anda yang bisa datang kapan saja.

Selain itu, perhatikan dan pertimbangkan reputasi pihak pengelola dengan baik. Pastikan juga Anda hanya memilih pengelola yang memiliki kinerja serta reputasi yang baik di khalayak.

Memahami Konsep yang Ditawarkan

Sebelum berinvestasi, baiknya Anda memahami konsep investasi yang ditawarkan oleh pihak pengelola, termasuk di dalamnya hal apa saja yang akan Anda tanggung saat berinvestasi. Tujuannya adalah untuk menghindari munculnya berbagai masalah dan juga kerugian di masa mendatang. Agar lebih aman, selalu menanyakan bagian-bagian yang belum Anda pahami secara terperinci.

Well, selamat berinvestasi properti yang sehat!

Indonesia Melawan Kenaikan Dolar Melalui Sektor Properti

pixabay.com

SUPERPRO.ID – Kenaikan dolar AS terus menjadi sorotan. Meski sudah mulai stabil, tetapi posisinya masih terbilang tinggi di Rp 14.880 dibandingkan dengan posisi tertinggi yang hampir mencapai Rp 14.999.

Kenaikan dolar AS didominasi besar oleh faktor eksternal terutama disebabkan ketidakpastian global yang ditambah dengan adanya kabar krisis di beberapa negara seperti Turki hingga Venezuela.

Walau demikian, bukan berarti Indonesia tidak bisa berbuat apapun untuk mengatasi kondisi tersebut.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengatakan bahwa penguatan sektor rill bisa menjadi solusi bagi Indonesia untuk melawan ketidakpastian global tersebut.

Maryono menjelaskan jika sektor rill terus berkembang maka akan ada pergerakan yang juga mendorong pertumbuhan di bidang ekonomi secara tidak langsung.

Maksud sektor rill tersebut adalah sektor proprerti. Dimana, sekitar 117 industri yang ikut berperan di sektor properti ini mulai dari industri bahan bangunan hingga jasa konstruksi. Oleh karena itu, perseroan akan mendukung pertumbuhan KPR sesuai dengan target yang ditetapkan.

Maryono menegaskan jika bisnis properti naik maka semua akan terdorong naik, “permintaan kredit saat ini masih cukup bagus, terutama untuk KPR Subsidi, karena rumah adalah kebutuhan pokok maka permintaan KPR Subsidi di beberapa daerah sangat tinggi.”

Maryono menambahkan jika rumah menengah atas ada beberapa koreksi, namun BTN mayoritas di KPR Subsidi jadi tidak mengganggu kinerja perseroan. Secara umum KPR growth pun disekitar 19%.

Terkait melemahnya rupiah yang terjadi, Maryono menjelaskan, hal itu tidak berdampak pada bisnis BTN karena outstanding perseroan semuanya dalam bentuk rupiah.

“BTN tidak berpengaruh karena semua outstandingnya dalam rupiah dan dana sebagian besar hampir 100% adalah rupiah, jadi tidak berdampak secara langsung,” tegas Maryono.

Maryono juga menuturkan, selain didukung akan permintaan KPR Subsidi yang tinggi, kinerja BTN juga ikut diuntungkan dengan relaksasi aturan tentang uang muka atau biasa disebut Loan to Value (LTV).

“Beberapa stimulus dan kesiapan Bank BTN menggarap berbagai peluang bisnis yang ada, mereka yakin akan tetap mencatat realisasi kinerja bisnis sesuai dengan target yang sudah ditetapkan sejak awal tahun,” tutur Maryono

Dihubungi secara terpisah, Kepala Ekonom BCA David Samual menilai kinerja perbankan nasional pun masih tangguh di tengah tekanan pasar keuangan yang terjadi saat ini. Bank-bank kelas atas di Tanah Air diproyeksikan masih mampu membukukan pertumbuhan kredit double digit meski tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.

David menjelaskan kredit mungkin bisa menyentuh hingga 12% (pada akhir 2018), tetapi untuk penghimpunan dana masih cukup berat karena masih ada tekanan eksternal.

 

Sumber : https://finance.detik.com/properti/d-4201997/penguatan-sektor-properti-bisa-bantu-ri-lawan-amukan-dolar-as

Tiga Hal Generasi Milenial yang Perlu Diperhatikan oleh Pengembang Properti

Tiga Hal Generasi Milenial yang Perlu Diperhatikan oleh Pengembang Properti

SUPERPRO.ID – Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menghadirkan hunian baru untuk generasi milenial, Perencana tata kota Yulia S menjelaskan.

Hal pertama adalah kepemilikan atau ownership. “Jika ingin merancang produk properti untuk milenial, penting untuk kita mengetahui tiga value dalam hidup mereka. Yang pertama, mereka kurang tertarik dengan ownership,” ujar Yulia dalam diskusi Housing Talks bertemakan “Hunian Milenial” yang berlokasi di Jakarta Convention Center. Ownership itu adalah kepemilikan terhadap sesuatu yang bernilai value tinggi, termasuk rumah dan kendaraan.

Kalangan milenial yang belum memiliki keluarga, dinilai belum memikirkan ke arah sana. Karena, segala kebutuhan hidup mereka beberapa sudah cukup terpenuhi dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang ada sekarang. Misalnya, untuk bepergian mereka bisa menggunakan jasa transportasi online semacam Go-Jek dan Grab.

Kemudian, untuk tempat tinggal mereka bisa menyewa atau mengontrak rumah. Hal kedua yaitu tanggung jawab sosial. Generasi milenial ternyata tidak hanya mementingkan pekerjaan atau bisnis mereka, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Kepedulian itu diwujudkan antara lain dengan mengikuti organisasi sosial. “Mereka peduli, mereka punya social responsible. Jadi mereka tidak cuma berbisnis, tapi berorientasi pada tanggung jawab sosial melalui organisasi sosial,” ujar Yulia.

Terakhir, menurut Yulia, hal lain yang perlu diperhatikan dari kaum milenial yaitu menyangkut penggunaan media sosial. Selain sebagai sarana sosialisasi, mereka memanfaatkan aplikasi digital di smartphone mereka untuk saling berbagi dan mendapatkan rekomendasi tentang berbagai macam hal, termasuk kebutuhan hidup. Mereka menganggap bahwa informasi yang didapatkan dari teman seumuran lebih bisa dipercaya dibandingkan iklan yang dilihat di media massa. Hal itu berlaku untuk berbagai macam produk, apa pun itu.

“Mereka senang pakai media sosial. Jadi enggak terlalu percaya pada iklan, tapi lebih percaya rekomendasi sesama milenial,” cetus Yulia. Ketiga hal itu perlu diperhatikan, terutama oleh para pengembang properti, agar bisa membuat strategi pemasaran yang bagus untuk proyek propertinya sehingga lebih cocok dan penyapaiannya tepat dengan target pasarnya.

Harga Rumah di Jabodetabek

Harga Rumah di Jabodetabek Tumbuh Sebesar 8,25 Persen

Harga rumah di jabodetabek memiliki pertumbuhan indeks harga properti tertinggi pada kuartal-II 2018 adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi dari sisi harga jual Jabodetabek tetap memimpin. hal ini tercatat berdasarkan BTN House Price Index (HPI) 2018.

Survei tersebut mencatat indeks di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur berada pada posisi 167,28 atau mengalami pertumbuhan sebesar 7,67 persen di bandingkan dengan tahun yang lalu. Sedangkan, indeks di wilayah Jabodetabek berada di posisi kedua yaitu 160,38.

Tetapi, pertumbuhan harga tahunan di wilayah Jabodetabek sejak Juni 2017 sampai dengan Juni 2018 sebesar 8,25 persen dibandingkan wilayah lain.

Maryono selaku Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengatakan bahwa sebenarnya harga rumah di wilayah Jabodetabek satu tahun belakangan ini naik 8,25 persen.

Secara nasional, indeks harga properti ada di posisi 155,26 atau naik 7,23 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Dalam BTN HPI, ada lima wilayah yang maasuk yang masuk ke dalam lingkup survei ini. Selain Jawa Timur-Jawa Tengah dan Jabodetabek, tiga wilayah lainnya adalah Jawab Barat-Banten, Sumatera, serta Kalimantan-Indonesia Tengah dan Timur.

Pada wilayah Jawa Barat-Banten kenaikan indeksnya masih dibawah Sumatera yaitu 146,22. Sedangkan, Sumatera mencapai 159,75.

Disamping itu dari sisi presentase, kenaikan Jawa Barat-Banten masih lebih tinggi yaitu 6,53 persen sedangkan sumatera 5,49 persen saja.

Untuk wilayah Kalimantan, Indonesia Tengah dan Timur tercatat pertumbuhan indeksnya 2,18 persen atau ada di posisi 131,24.

Hal ini sekaligus membuat kawasan ini sebagai wilayah dengan pertumbuhan indeks dan harga terendah di bandingak empat wilayah lainnya.

Sumber : https://properti.kompas.com/read/2018/09/13/150000521/harga-hunian-jabodetabek-tumbuh-825-persen

Orang Asia Mendominasi Investasi Properti di Dunia

Investasi Properti di Dominasi Oleh Masyarakat Asia

SUPERPRO.ID – Asia memiliki investor dan pembeli paling aktif pada paruh pertama 2018. Membeli 20% dari aset perkantoran, hotel dan ritel yang berasal dari dana global.

Menurut Jones Lang LaSalle, total nilai transaksi yang tercatat sebesar 31,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 463 triliun di semester pertama 2018. Jumlah ini merupakan angka terbesar di dalam penjualan komersial.

“Walaupun banyak dari para investor ini telah menguntungkan Amerika Serikat pada tahun sebelum sebelumnya tetapi tekanan harga di pasar utama dan meningkatnya hedging cost mendorong banyak kelompok masyarakat Asia untuk lebih mempertimbangkan untuk investasi di Eropa,” ujar Stuart Crow, Head of Asia Pacific Capital Markets JLL.

Chow pun menambahkan, hal ini bisa menjadi contoh untuk para investor Korea Selatan yang juga menghadapi hedging cost  tinggi ketika melakukan investasi di Amerika Serikat. Faktanya, transaksi pembelian Korea Selatan di Eropa memiliki besaran dua kali lipat dibandingkan investasi di AS pada pertengahan tahun 2018.

Di seluruh wilayah, sektor perkantoran paling mendominasi lebih dari setengah volume Transaksi, kemudian diikuti dengan ritel sebesar 20%. Sedangkan di sektor industri dan logistik mencapai 13% dari semua total transaksi.

Menurut data dari JLL, untuk Asia Pasifik volume investasi mencapai rekor sebesar 81 milliar dollar AS pada semester pertama di tahun 2018. Kemudian angka tersebut naik menjadi 30% dalam setahun.

“Di Pasar properti Asia Pasifik terus menunjukkan kriteria yang baik walaupun adanya ketidakpastian di dialam politik dan ekonnomi global.” Ujar Chow. Dia pun menambahkan, secara global laju Transaksi di area Asia Pasifik telah melebihi Eropa dan Amerika Serikat, hal ini didukung oleh pemulihan siklus lanjutan di beberapa negara maju seperti Australia, Hongkong, dan Jepang.

Paramount Land Masuk Daftar Nominasi Indonesia Property Awards ke-4

Paramount Land Masuk Daftar Nominasi Indonesia Property Awards ke-4

SUPERPRO.ID – PropertyGuru kembali menggelar penghargaan untuk para pengembang dan properti di Indonesia tahun ini.

Nominasi properti terbaik di Indonesia telah diumumkan pada hari jumat, (14/09/2018).

Terdapat 30 penghargaan yang akan diberikan dalam acara gala dinner ekslusif yang akan diselenggarakan pada kamis, (20/09/2018) di Ballroom hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.

Para pengembang dan proyek yang masuk nominasi akan bersaing untuk menjadi pemenang terbaik, dimana penghargaan akan dinilai oleh 9 orang panel juri independen.

Agung Sedayu Group yang merupakan pemenang Indonesia Property Awards tahun lalu, kembali menjadi kontestan kuat pada tahun ini. Di tahun ini, Agung Sedayu Group juga menggenggam delapan nominasi, mulai dari pengembang hingga desain, serta penghargaan khusus.

Sementara itu masih ada empat pengembang lain yang mendapatkan empat posisi dalam berbagai kategori. Para pengembang tersebut adalah Paramount Land, PT Genesis Indojaya, Trinity Land, dan PT Grandika Graha Pratama.

Pemegang dua gelar best developer yaitu Sinar Mas Land, berkesempatan kembali naik ke atas panggung untuk menerima dua nominasi.

Sementara itu, Presiden dan CEO PT Intiland Development Tbk Hendro S Gondokusumo, dinobatkan sebagai penerima 2018 Indonesia Real Estate Personality of the Year oleh editor majalah PropertyGuru Property Report.

“Mereka telah menunjukan upaya yang luar biasa untuk membantu menghidupkan kembali aktivitas di sektor properti dan menegaskan kontribusi mereka terhadap industry,” ujar Doddy A Tjahjadi, Managing Director PTI Architects, serta kedua dewan juri yang baru dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (14/09/2018).

 

Cara Mudah Mengetahui Status Diri Anda di Bank Indonesia

Cara Mudah Mengetahui Status Diri Anda di Bank Indonesia

SUPERPRO.ID – Dalam mengajukan KPR ke bank, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu status kredit Anda yang tercatat di Bank Indonesia.

Sistem yang akrab disebut dengan BI Checking inimerupakan riwayat pinjaman seorang nasabah. Sehingga dapat diketahui apakah Anda pernah menunggak kredit atau tidak.

Dalam riwayat Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia ini juga menjadi penentu disetujui atau tidak disetujuinya pengajuan kredit Anda. Termasuk urusan kredit properti.

Mengutip Liputan6.com, untuk mengetahui status BI Checking sangatlah mudah. Masyarakat dapat memperoleh IDI Historis atas nama Anda sendiri, melalui lembaga keuangan anggota Biro Informasi Kredit yang memberikan fasilitas penyedia dana/pembiayaan kepada masyarakat.

Permintaan IDI Historis ini juga dapat disampaikan kepada Bank Indonesia dengan cara mengunjungi Gerai Info Bank Indonesia, atau Kantor Bank Indonesia setempat.

Selain itu, permintaan dapat disampaikan secara online melalui website Bank Indonesia. Hanya dengan melengkapi formulir yang telah disediakan, Anda akan mendapatkan jawaban melalui email, yang kemudian hasil cetak dapat diambil di Gerai Info Bank Indonesia, atau Kantor Bank Indonesia setempat.

Dalam pengambilan hasil cetak, Anda nantinya akan diminta untuk menyerahkan fotokopi identitas diri asli berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

Contoh formulir permintaan BI Checking secara online melalui website Bank Indonesia.

Cara Mudah Mengetahui Status Diri Anda di Bank Indonesia
Source : Liputan6.com

Bagi Anda superpeople, yang ingin melakukan BI Checking, tetapi website Bank Indonesia tidak dapat Anda akses. Anda dapat tetap memintanya di www.salebration.id, tetapi untuk pengambilan hasil cetak masih sama, yaitu di Gerai Info Bank Indonesia atau Kantor Bank Indonesia setempat.

Jumlah Penyicilan Rumah oleh Generasi Milenial Meningkat Setiap Tahun

SUPERPRO.ID – Pengajuaan kredit pemilikan rumah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Peningkatan ini terjadi pada generasi milenial dengan rentang umur berusia 26 tahun sampai 35 tahun.

Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia (BI), peningkatan terjadi mulai dari tahun 2014 sampai 2017. Selain itu, jumlah generasi milenial yang melakukan penyicilan dengan memanfaatkan sistem KPR lebih besar dibandingkan mereka yang berumur 35 hingga 46 tahun.

Menurut Manajer Departmen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Bayu Adi Gunawan, mengungkapkan fenomena ini masuk dalam diskusi Indonesia Housing and Creative Forum yang bertajuk “Uang Muka KPR Nol Rupiah, Dongkrak Kebangkitan Properti Milenial.”

“Gen Y atau milenial sudah mulai banyak berinvestasi di sektor properti Indonesia melalui KPR,” ujar Bayu.

Tipe rumah yang diminati oleh generasi milenial kebanyakan berukuran 22 sampai 70 meter persegi. Tipe tersebut berlaku juga untuk apartemen. Namun, dia tidak menyebutkan angka peningkatan KPR tersebut.

Pertumbuhan KPR generasi milenial yang cukup tinggi ini tidak lepas dari kemudahan BI checking, khususnya bagi generasi muda ataupun konsumen yang baru pertama kali mengajukan KPR.

“Porsi KPR-nya sangat dominan. Kami ingin melonggarkan aturan untuk first time buyer,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan kebijakan Bank Indonesia (BI)  tentang dikeluarkannya Loan To Value (LTV) sejak 1 Agustus 2018. Bayu juga mengatakan, pengaruh kepemilikan KPR untuk tipe 22 sampai 70 meter persegi, sudah termasuk didalamnya bagi generasi milenial.